Postingan

Menampilkan postingan dengan label Puisi

Harapan diri pagi ini

Harapan diri pagi ini.... Hembusan udara di shubuh yang begitu dingin menggugah diriku tuk segera membersihkan diri... gemuruh adzan yang begitu merdu menggetarkan ati ini.. menyibak sukma tuk segera bersujud pada illahi.. kusujudkan diri mensyukuri semua nikmat yang telah diberikanNya... memohon ampunan dariNya atas beribu khilaf yang selalu ada.. Shubuh segera berlalu kulangkahkan kaki menapak pada tanahNya.. tampak olehku sang surya yang segera memancarkan cahaya.. mega tampak beradu dengan senyuman menyambut cerahnya pagi ini. burung-burung beterbangan dan berkicau seolah memberi salam gembira.. aku tertegun sejenak ....terucap takbir.. begitu agungNya kuasa-Mu.. hingga sulit bagiku tuk memmahaminya...tuk menyadari..bahkan mensyukuri.. begitu hinanya diri ini di hadapan-Mu.. setitik asaku tuk memohon kepada-Mu ampunan dan petunjuk-Mu.. Ku langkahkan kaki dengan penuh kepastian.. berharap hari ini hikmah dan anugerah dapat ku rengkuh... berharap maksiat dapat ...

semua sempit....

Aku berdiri dalam lelahku.... Aku bernafas dalam sesakku.. aku bicara dalam serakku... aku berlari dalam sakitku.... ==kenapa semua seakan tak mengerti== ==kenapa semua seakan tak punya mulut== ==kenapa semua hanya bisa diam== ==kenapa semua hanya terpaku== mataku yang terlalu lelah menahan air mata tubuhku yang terlalu lemah tuk menahan kakiku yang terlalu rapuh tuk kujejakkan langkah ini membuat diriku hidup dalam sesuatu yang menyempitkan....

Satu kata untukmu

Satu kata untukmu Mulut serasa tertutup rapat.. lidah serasa pekat tak sepatah kata pun terucap walau diri ingin minta satu kata yang diharap balas untuk menebus semua tingkah yang tajam menusuk hati bagai duri untuk menghapus semua kata yang runcing tertamblas hati bagai jarum Maaf.....maaf kata itulah yang ingin terucap tapi tak bisa takut hati tertusuk duri takut balasan tak akan datang.. hanya sesal yang terasa....menyumbat di dalam hati tertambat...serasa membeku... kuingin kata itu segera tuk terucap........... untuk mengakhiri segala rasa.....
Tak ku mengerti Mengapa semua begitu rumit.......... walau semua telah terikat........ namun hati ini rasanya belum dekat........ Mengapa kujalani hidup yang begini....... Hingga bingung selalu menghampiri.... Kucoba untuk selalu berdiri..... Walau segudang masalah belum berhenti...... Mengapa ku selalu sakit hati Saat mereka mendekati dan menghampiri..... Hingga ku tak sempat berhenti Untuk melupakan semua hal dalam mimpi.... Mengapa ku selalu terbebani.... Walau tak ada orang yang membebani..... Mengapa ku sulit untuk memahami walau diri selalu coba tuk pahami Arti hidup yang kujalani................ Arti sakit hati yang pernah kualami........ Mengapa hidupku begitu sepi Seakan jiwa tak mengenal hari...... Ku biarkan berlalu tanpa hal yang pasti........... Mengapa ku bisa begini tak bisa berubah lebih lagi.......... walau ku tak pernah berhenti mencoba lagi... mencoba merenungi hari esok pagi.... akankah ku ,,,,,,,akan kembali lagi akankah ku bisa lebih mem...

coretan....

--> Aku Ingin,,,,,,,,,,,,,, Semerbak bau wewangian tercium hidungku Membangkitkan sebuah kenangan yang telah lama hilang tertimbun waktu yang telah berlalu terngiang kembali dalam benakku sesosok siswa yang tak henti berusaha tuk gapai bintang yang dilihatnya,,,,,,,dalam benak saat itu aku sadar,,,,,,,,,apa yang terjadi dengan diriku selam ini? Hanya bisa duduk termangu memandang dunia yang begitu kejam tak bisakah diriku mengubahnya? Memberikannya sesuatu yang lebih indah,,,namun ku belum yakin,, Kujalani lankah hidupku setapak demi setapak kucoba untuk memberi arti dalam setiap hentakan mencoba menulusuri lebih dalam langkah itu agar punya makna yang berarti ku ingin langkahkau,,,,,,,,, tak hanya sekedar pajangan dalam hidupku,,, tak hanya sekedar hidupku yang sesaat tak berarti tak hanya sebagai penunjuk hidupku tapi mempunyai makna yang dalam untuk hidup dan matiku

alamku kini

Gambar
lihat betapa indahnya,,,,,betapa alaminya,,,, tapi kini,,,,, jarang Q liat,,,paling hanya dalam gambar,,, semua keindahan yg ada,,,, Q rasa sudah tak tampak lagi,,,,, beningnya danau,,,,birunya langit,,,,hijaunya daun yg semuanya adlah Karunia Allah,,,, tapi mengapa mereka rusak,,,, Sungguh,,,,perkembangan jaman yg ada semakin membuat alam menangis,,,,

Maaf

Assalaamu'alaikum Warahmatullah Wabarakatuh MAAF Mulut serasa tertutup rapat.. lidah serasa pekat tak sepatah kata pun terucap walau diri ingin minta satu kata yang diharap balas untuk menebus semua tingkah yang tajam menusuk hati bagai duri untuk menghapus semua kata yang runcing tertamblas hati bagai jarum Maaf.....maaf kata itulah yang ingin terucap tapi tak bisa takut hati tertusuk duri takut balasan tak akan datang.. hanya sesal yang terasa....menyumbat di dalam hati tertambat...serasa membeku... kuingin kata itu segera tuk terucap........... untuk mengakhiri segala rasa..... Wassalamu'alaikum Warahmatullah Wabarakatuh -iya-